Sakana Food Depok : Peluang Usaha Frozen Food Sakana Indo Prima
081288993255
Sakana » Blog » Asam Amino Esensial dalam Sakana Food

Asam Amino Esensial dalam Sakana Food

Asam amino esensial diperlukan oleh makhluk hidup sebagai penyusun protein atau sebagai kerangka molekul-molekul penting. Ia disebut esensial bagi suatu makhluk hidup apabila makhluk tersebut memerlukannya tetapi tidak mampu memproduksi sendiri atau selalu kekurangan asam amino yang bersangkutan. Untuk memenuhi kebutuhan ini, asam amino harus dipenuhi lewat makanan.

Sakana frozen food adalah makanan sehat yang kaya asam amino esensial. Kandungan ikan dari setiap produk sakana membantu memenuhi kebutuhan asam amino yang diperlukan tubuh. Terutama kebutuhan gizi otak buah hati yang sedang dalam masa pertumbuhan.

Lanjut mengenai asam amino, Asam amino sebenarnya adalah senyawa organik yang bergabung menjadi protein. Ketika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung protein, protein di dalam makanan tersebut akan mengalami proses penguraian. Hasil penguraian ini kemudian akan menghasilkan asam amino yang akan ditinggalkan di dalam tubuh, dan digunakan untuk beragam fungsi.

Jenis Asam Amino Esensial

Bagi manusia, ada delapan asam amino esensial yang harus dipenuhi dari diet sehari-hari, yaitu isoleusina, leusina, lisina, metionina, fenilalanina, treonina, triptofan, dan valina. Histidina dan arginina disebut sebagai semi-esensial karena tubuh manusia dewasa sehat mampu memenuhi kebutuhannya. Asam amino karnitina juga bersifat “setengah esensial” dan sering diberikan untuk kepentingan pengobatan.

Fungsi Asam Amino Esensial

Setelah melalui proses penguraian dan pencernaan, asam amino yang ditinggalkan di dalam tubuh memberikan beragam manfaat penting bagi tubuh. Mulai dari memperbaiki jaringan tubuh, membantu pertumbuhan normal, menguraikan makanan, dan sebagai sumber energi tubuh. Karena dapat memberikan sumber energi bagi tubuh, kekurangan asam amino esensial dianggap sebagai malnutrisi protein energi.

Detail Fungsi Asam Amino Esensial dan Sumbernya

  1. Isoleusin

    • Tempat produksi dan penyimpanan protein
    • Tempat pembentukan Hemoglobin
    • Sebagai bahan metabolisme Kelenjar Timus dan Kelenjar Pituitari
    • Mempertahankan keseimbangan Nitrogen dalam tubuh
    • Berperan menstabilkan kadar gula dalam darah
    • Membantu proses produksi Asam Amino Non Esensial
    • Sumber Isoleusin : putih telur, domba, kalkun, kepiting, ayam, tuna, ikan kod, kedelai
  2. Leusin

    • Sebagai pengontrol sintesa (produksi) protein
    • Sebagai pemicu fungsi otak
    • Menstabilkan kadar gula dalam darah
    • Membatu penyembuhan luka pada tulang, kulit dan otot
    • Sumber Leusin : rumput laut, tuna, kedelai, putih telur, ayam
  3. Lisin

    • Menghambat pertumbuhan virus
    • Mencegah infeksi (bersama dengan vit. C dan A)
    • Sebagai bahan dasar antibodi darah
    • Memperkuat sistem sirkulasi darah
    • Mempertahankan pertumbuhan sel secara normal dalam tubuh
    • Membentuk kolagen (bersama proline)
    • Sumber Lisin : daging kalkun, daging ayam bagian dada, peterseli, selada air, rumput laut, ikan kod serta ikan tuna.
  4. Methionin

    • Sebagai bahan pembentuk Asam Nukleat, jaringan tubuh dan sintesa
      protein
    • Mengatur pasokan protein
    • Menyerap lemak dan kolesterol
    • Sumber Methionin : ayam, kalkun, kepiting, lobster, tuna, putih telur
  5. Fenilalalin

    • Pengantar informasi ke otak
    • Mengatur sekresi Kelenjar Tiroid
    • Sebagai kontrol nafsu makan dan pengatur berat badan
    • Sumber Fenilalalin : daging kalkun, domba, sapi, daging sapi muda, tepung wijen, tepung biji kapas, salmon
  6. Treonin

    • Membantu menjaga jaringan ikat dan otot
    • Memperkuat otor jantung,membangun tulang yang kuat dan enamel gigi
    • Mempercepat penyembuhan luka atau pemulihan dari cedera.
    • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
    • Mengatasi beberapa jenis depresi
    • Sumber Treonin : kedelai, lentil, kacang tunggak, daging sapi, daging ayam, ikan salmon, udang, biji rami, wijen, buncis, kenari, kacang almon, bayam, susu, asparagus, kuning telur
  7. Triptofan

    • Sebagai bahan sintesa vitamin
    • Sebagai bahan pembekuan darah
    • Sebagai bahan pembentuk cairan pencernaan
    • Mengendorkan saraf
    • Membantu dalam proses tidur
    • Sumber Triptofan : daging rusa, kedelai, bayam, rumput laut, kalkun, putih telur
  8. Valin

    • Membantu gangguan saraf otot
    • Membantu menyetabilkan emosional dan mental
    • Membantu gangguan susah tidur (insomnia) dan perasaan gugup
    • Memacu koordinasi otot
    • Memperbaiki jaringan tubuh yang rusak
    • Sumber Valin : telur, rumput laut, selada air, kalkun, bayam
  9. Histidin (semi-esensial)

    • Memperbaiki jaringan tubuh
    • Pengubah glukosa menjadi glikogen
    • Sebagai perangsang keluarnya asam lambung
    • Sumber Histidin : bayam, selada air mentah, ikan nila, putih telur, kalkun, kedelai
  10. Arginin (semi-esensial)

    • Sebagai bahan pembuatan cairan seminal (air mani)
    • Memperkuat sistem kekebalan tubuh
    • Menurukan tekanan darah dan lemak (kolesterol)
    • Melancarkan pembuluh dan peredaran darah
    • Menghambat kerusakan jaringan tubuh
    • Penguat otot jantung
    • Merangsang hormon pertunbuhan
    • Sumber Arginin : kalkun, daging ayam, biji labu, kedelai, kacang tanah, buncis, lentil

Demikian pengertian asam amino esensial, sekaligus fungsinya bagi tubuh, disertai sumber makanan yang mengandung asam amino esensial. Sakana Food sebagai makanan dengan bahan ikan diharapkan memenuhi asupan gizi untuk tubuh Anda dan keluarga.

Related Posts